Pengumpan:
Tulisan
Komentar

2012 begins

Happy new year,
I copy a picture of new year eve celebration in Sidney, very beautiful and I wish i was there. :)
Hopefully, this year will be better for us in all of our life aspects.

Jakarta Twilight

Do you know what happen when twilight (Maghrib) comes in Indonesia especially in Jakarta? So many activities, myths, and phenomenons that make Twilight as break point. Twilight has become natural agreement time to finish their activities. I am sure, you are familiar with these sentences like as “eh udah maghrib nih, gw harus pulang”, “pokonya sebelum maghrib saya harus sampai dirumah”, “Eh bangun, udah maghrib.. gak baek tidur waktu maghrib”, “Heh bocah, buruan lo pulang, udah maghrib lho, setan pada keluar”, “Eh, udah maghrib gini tukang nasi goreng kok belum datang ya? Aneh”. Right, isn’t it?

Above story was inspired me from Jakarta Maghrib film. I was watching it on airplane from Garuda AVOD system when i went back from Padang. That is amazing for me, because most of us may be not realized that there is uniqueness happened around us when Twilight comes. Curious? Watch this trailer :-)

Worry less, do more!



Just quote from book 1 Pak Rene :)

“Why are you working? for spending time/ money/ worship/ family?”

“Do you feel happy? When was the last time i feel happy?”

“Passion, it is (NOT) what you’re good at, It is what you enjoy the most!”

“You have the power in your hand when you have it in your mind”

“Finding (your) passion: Don’t try too hard, it’s from within”

“If you still don’t know what you enjoy the most, the be Enthusiastic about anything that you do. Be enthusiastic about your own career & life. Worry less, do more!”

“Finding your purpose of life like One open door will lead you to more door”

“What are your values in life?”

“Great money follows great works, always!”

“Passion will lead you to success, And what is success? Not about becoming best – It is about becoming your self-best!”

I have still more from book 2…. :-D

Soal UTS

Kemaren malam saya UTS mata kuliah PSSI (Perancangan Strategis Sistem Informasi). Ada soal yang pertanyaan-nya biasa tetapi contoh kasus yang diangkat sangat menarik. Begini, Ada sebuah perusahaan ‘Fitness Center’ yang baru saja berdiri. Perusahaan ini menawarkan strategi unik kepada pelanggan-nya. Setiap kali datang untuk berolahraga, pelanggan akan dibebaskan dari biaya, namun jika pelanggan itu tidak datang maka ia harus membayar. Setiap pelanggan akan memiliki kartu identitas dan harus menandatangani surat kesepakatan. Lakukan analisa kompetitif dan market dari perusahaan tersebut!

Unik kan strateginya? Sepertinya belum ada fitness center di Indonesia yang berani menerapkan strategi seperti itu. Jika ada sepertinya saya akan langsung daftar :-) . Kita akan diberi pilihan rumit, namun cerdas. Jika malas berolahraga maka kita harus membayar. Hal ini sesuai dengan kondisi kebanyakan orang yang malas berolahraga, tetapi sangat suka sesuatu yang gratisan. Jika mau gratis, olahraga donk :-) .

**Tulisan ini disadur dari majalah SWA edisi 17 Feb-2Mar 2011, untuk motivasi diri saya sendiri…**

Belum pernah ada rasanya peluang sebesar dan seluas yang ditawarkan bisnis digital. Cobalah kita bayangkan, saat ini praktis semua lahan bisnis tersentuh oleh penerapan teknologi informasi (TI). Tumbuhnya kesadaran para pelaku bisni akan pentingnya penerapan TI, juga ikut menyemarakan trend ini. Inilah yang kemudian memicu munculnya wirausaha-wirausaha baru dibidang digital yang biasa disebut digital entrepreneur.

Salahsatu pemicunya adalah maraknya situs-situs pertemanan dan komunitas yang membuka peluang bisnis menjadi mudah , praktis dan bahkan gratis. Sembari sekedar ngobrol, seseorang dapat menawarkan solusi, dengan menempelkan produk di wall facebook. Disamping itu , ada juga situs komunitas seperti fjb kaskus.us, tokopedia, tokobagus, bekas.com dan lainya yang ramai trafik dan transaksinya. Pemicu lain merebaknya digitalpreneur adalah pesatnya perkembangan pengguna gadget sehingga semakin memperluan pasar bisnis digital ini.

Uang yang berputar pun bukan main-main. Sekedar contoh, pernahkan Anda bayangkan berapa nilai bisnis mobile content di Indonesia saat ini? Untuk konten musik digital saja, diperkirakan mencapai 600 miliar. Di Telkomsel misalnya, tercatat pengguna aktif download fulltrack berbayar sebanyak 50ribu-60ribu pengguna. Secara total, pada 2009, nilai bisnis layanan konten seluler dan fixed wireless access telah menembus Rp 7 triliun. Ini artinya, ada jatah 30% buat digitalpreneur yang menggeluti bisnis content mobile.

Jadi tunggu apa lagi? Pasar dan industri digital tumbuh amat mengesankan. Bukan sebatas saat ini, tetapi justru sangat prospektif dimasa depan.

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.